Aṅguttara Nikāya

10.88. Seorang Yang Menghina

“Para bhikkhu, ketika seorang bhikkhu adalah seorang yang menghina dan meremehkan teman-temannya para bhikkhu, seorang pencela para mulia, adalah tidak mungkin dan tidak terbayangkan bahwa ia tidak akan mengalami paling sedikit satu di antara sepuluh bencana ini. Apakah sepuluh ini? (1) Ia tidak mencapai apa yang belum ia capai. (2) Ia jatuh dari apa yang telah ia capai. (3) Kualitas-kualitas baiknya tidak dipoles. (4) Ia menilai terlalu tinggi kualitas-kualitas baiknya, atau (5) menjalani kehidupan spiritual dengan tidak puas, atau (6) melakukan pelanggaran kotor tertentu, atau (7) mengidap penyakit parah, atau (8) menjadi gila dan kehilangan akal sehat. (9) Ia meninggal dunia dalam kebingungan. (10) Dengan hancurnya jasmani, setelah kematian, ia terlahir kembali di alam sengsara, di alam tujuan kelahiran yang buruk, di alam rendah, di neraka. Ketika seorang bhikkhu adalah seorang yang menghina dan meremehkan teman-temannya para bhikkhu, seorang pencela para mulia, adalah tidak mungkin dan tidak terbayangkan bahwa ia tidak akan mengalami paling sedikit satu di antara sepuluh bencana ini.”