Aṅguttara Nikāya

5.175. Caṇḍāla

“Para bhikkhu, dengan memiliki lima kualitas, seorang umat awam adalah seorang caṇḍāla umat awam, noda umat awam, yang terakhir di antara para umat awam. Apakah lima ini? (1) Ia hampa dari keyakinan; (2) ia tidak bermoral; (3) ia bersifat takhyul dan mempercayai tanda-tanda gaib, bukan mempercayai kamma; (4) ia mencari orang yang layak menerima persembahan di luar dari sini; dan (5) ia melakukan perbuatan-perbuatan [berjasa] di sana terlebih dulu. Dengan memiliki kelima kualitas ini, seorang umat awam adalah seorang caṇḍāla umat awam, noda umat awam, yang terakhir di antara para umat awam.

“Para bhikkhu, dengan memiliki lima kualitas, seorang umat awam adalah permata umat awam, teratai merah umat awam, teratai putih umat awam. Apakah lima ini? (1) Ia memiliki keyakinan; (2) ia bermoral; (3) ia tidak bersifat takhyul dan mempercayai kamma, bukan tanda-tanda gaib; (4) ia tidak mencari orang yang layak menerima persembahan di luar dari sini; dan (5) ia melakukan perbuatan-perbuatan [berjasa] di sini terlebih dulu. Dengan memiliki kelima kualitas ini, seorang umat awam adalah permata seorang umat awam, seroja merah seorang umat awam, seroja putih seorang umat awam.”