Aṅguttara Nikāya

9.30. Kekesalan (2)

“Para bhikkhu, ada sembilan cara ini untuk melenyapkan kekesalan. Apakah sembilan ini? (1) [Dengan berpikir:] ‘Ia telah bertindak demi bahaya bagiku, tetapi apakah yang dapat dilakukan sehubungan dengan hal ini?’ seseorang melenyapkan kekesalan. (2) [Dengan berpikir:] ‘Ia sedang bertindak demi bahaya bagiku, tetapi apakah yang dapat dilakukan sehubungan dengan hal ini?’ seseorang melenyapkan kekesalan. (3) [Dengan berpikir:] ‘Ia akan bertindak demi bahaya bagiku, tetapi apakah yang dapat dilakukan sehubungan dengan hal ini?’ seseorang melenyapkan kekesalan. (4) [Dengan berpikir:] ‘Ia telah bertindak demi bahaya bagi orang yang kusayangi dan kusukai, tetapi apakah yang dapat dilakukan sehubungan dengan hal ini?’ seseorang melenyapkan kekesalan. (5) [Dengan berpikir:] ‘Ia sedang bertindak demi bahaya bagi orang yang kusayangi dan kusukai, tetapi apakah yang dapat dilakukan sehubungan dengan hal ini?’ seseorang melenyapkan kekesalan. (6) [Dengan berpikir:] ‘Ia akan bertindak demi bahaya bagi orang yang kusayangi dan kusukai, tetapi apakah yang dapat dilakukan sehubungan dengan hal ini?’ seseorang melenyapkan kekesalan. (7) [Dengan berpikir:] ‘Ia telah bertindak demi keuntungan bagi orang yang tidak kusayangi dan tidak kusukai, tetapi apakah yang dapat dilakukan sehubungan dengan hal ini?’ seseorang melenyapkan kekesalan. (8) [Dengan berpikir:] ‘Ia sedang bertindak demi keuntungan bagi orang yang tidak kusayangi dan tidak kusukai, tetapi apakah yang dapat dilakukan sehubungan dengan hal ini?’ seseorang melenyapkan kekesalan. (9) [Dengan berpikir:] ‘Ia akan bertindak demi keuntungan bagi orang yang tidak kusayangi dan tidak kusukai, tetapi apakah yang dapat dilakukan sehubungan dengan hal ini?’ seseorang melenyapkan kekesalan. Ini, para bhikkhu, adalah kesembilan cara itu untuk melenyapkan kekesalan.”