Saṃyuktāgama

155. Kotbah tentang Pandangan Ketidakmanjuran Usaha

Demikianlah telah kudengar. Pada suatu ketika Sang Buddha sedang berdiam di Sāvatthī di Hutan Jeta, Taman Anāthapiṇḍika.

Pada waktu itu Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu: “Kelangsungan dari sebab apakah, dengan melekat pada apakah, dengan dibelenggu dan terikat pada apakah, dengan melihat apakah sebagai diri, makhluk-makhluk memiliki pandangan seperti ini dan berkata seperti ini: ‘Tidak ada kekuatan, tidak ada usaha, tidak ada usaha keras, tidak ada manfaat pribadi, tidak ada usaha pribadi, tidak ada usaha bermanfaat pribadi, tidak ada yang dilakukan oleh diri sendiri, tidak ada yang dilakukan orang lain, tidak ada yang dilakukan diri sendiri dan orang lain; semua manusia, semua makhluk hidup, semua makhluk surgawi adalah tanpa manfaat, tanpa kekuatan, tanpa daya, tanpa usaha, tanpa kemampuan, yang ditakdirkan secara berturut-turut berubah dengan mengalami kenikmatan dan kesakitan dalam enam cara kelahiran’?”

Para bhikkhu berkata kepada Sang Buddha: “Sang Bhagavā adalah akar Dharma, mata Dharma, landasan Dharma …” diulangi dengan lengkap dengan cara yang sama dalam urutan dari tiga kotbah di atas.