Saṃyuktāgama

16. Kotbah tentang Disebut

Demikianlah telah kudengar. Pada suatu ketika Sang Buddha sedang berdiam di Sāvatthī di Hutan Jeta, Taman Anāthapiṇḍika. Pada waktu itu seorang bhikkhu tertentu mendekati Sang Buddha… (bertanya seperti di atas, dengan perbedaan ini):

“Seseorang yang menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasar dan menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari ketika kematian disebut [sesuai dengan itu]. Seseorang yang tidak menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasar dan tidak menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari ketika kematian disebut [sesuai dengan itu]”…

Sang Buddha berkata kepada bhikkhu itu: “Bagaimana engkau memahami sepenuhnya makna dari ajaran yang Ku-ucapkan di sini secara ringkas?” Kemudian bhikkhu itu berkata kepada Sang Buddha: “Sang Bhagavā, dengan menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari dari bentuk, seseorang menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari ketika kematian. Seseorang yang menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari ketika kematian disebut [sesuai dengan itu]. Dengan cara yang sama dengan menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari dari perasaan… persepsi… bentukan… kesadaran, seseorang menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari ketika kematian. Seseorang yang menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari ketika kematian disebut [sesuai dengan itu].

“Sang Bhagavā, jika seseorang tidak menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari dari bentuk, ia tidak menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari ketika kematian. Seseorang yang tidak menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari ketika kematian tidak disebut [sesuai dengan itu]. Dengan cara yang sama [jika] seseorang tidak menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari dari perasaan… persepsi… bentukan… kesadaran, ia tidak menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari ketika kematian. Ia yang tidak menyerah pada kecenderungan-kecenderungan yang mendasari ketika kematian tidak disebut [sesuai dengan itu]. Sang Bhagavā, dengan cara ini aku memahami sepenuhnya makna dari ajaran yang diucapkan di sini secara ringkas.”

(Dengan cara yang sama sampai dengan)… menjadi seorang arahant, dengan mencapai pembebasan pikiran.