Saṃyutta Nikāya

11. Kelompok Khotbah tentang Sakka

13. Mahāli

Demikianlah yang kudengar. Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di Vesālī di Hutan Besar di Aula Beratap Lancip. Kemudian Mahāli sang Licchavi mendatangi Sang Bhagavā, memberi hormat kepada Beliau, duduk di satu sisi, dan berkata kepada Beliau:

“Yang Mulia, pernahkah Bhagavā melihat Sakka, raja para deva?”

“Aku pernah melihatnya, Mahāli.”

“Tentu saja, Yang Mulia, pasti ada seseorang yang menyerupai Sakka, raja para deva; karena Sakka, raja para deva, sulit dilihat.”

“Aku mengetahui Sakka, Mahāli, dan Aku mengetahui kualitas-kualitas yang menjadikannya Sakka, dengan menjalankan apakah Sakka memperoleh status sebagai Sakka.

“Di masa lampau, Mahāli, ketika Sakka, raja para deva, adalah seorang manusia, ia adalah seorang brahmana muda bernama Magha. oleh karena itu ia dipanggil Maghavā …”

Di sini dilanjutkan dengan nama-nama Sakka seperti pada 11:12 dan tujuh sumpah seperti pada 11:11, diikuti dengan syair 908-9 = 904-5.