Saṃyutta Nikāya

14. Kelompok Khotbah tentang Unsur-unsur

15. Berjalan Mondar-mandir

Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di Rājagaha di Puncak Gunung Hering. Pada saat itu, tidak jauh dari Sang Bhagavā, Yang Mulia Sāriputta sedang berjalan mondar-mandir bersama dengan sejumlah bhikkhu; Yang Mulia Mahāmoggallāna … Yang Mulia Mahākassapa … Yang Mulia Anuruddha … Yang Mulia Puṇṇa Mantāniputta … Yang Mulia Upāli … Yang Mulia Ānanda sedang berjalan mondar-mandir bersama dengan sejumlah bhikkhu. Dan tidak jauh dari Sang Bhagavā, Devadatta juga sedang berjalan mondar-mandir bersama dengan sejumlah bhikkhu.

Kemudian Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu sebagai berikut: “Para bhikkhu, apakah kalian melihat Sāriputta berjalan mondar-mandir bersama dengan sejumlah bhikkhu?”

“Ya, Yang Mulia.”

“Semua bhikkhu itu memiliki kebijaksanaan tinggi. Apakah kalian melihat Moggallāna berjalan mondar-mandir bersama dengan sejumlah bhikkhu?”

“Ya, Yang Mulia.”

“Semua bhikkhu itu memiliki kekuatan spiritual tinggi. Apakah kalian melihat Kassapa berjalan mondar-mandir bersama dengan sejumlah bhikkhu?”

“Ya, Yang Mulia.”

“Semua bhikkhu itu adalah pendukung praktik pertapaan. Apakah kalian melihat Anuruddha berjalan mondar-mandir bersama dengan sejumlah bhikkhu?”

“Ya, Yang Mulia.”

“Semua bhikkhu itu memiliki mata dewa. Apakah kalian melihat Puṇṇa Mantāniputta berjalan mondar-mandir bersama dengan sejumlah bhikkhu?”

“Ya, Yang Mulia.”

“Semua bhikkhu itu adalah pembabar Dhamma. Apakah kalian melihat Upāli berjalan mondar-mandir bersama dengan sejumlah bhikkhu?”

“Ya, Yang Mulia.”

“Semua bhikkhu itu adalah penjunjung Disiplin. Apakah kalian melihat Ānanda berjalan mondar-mandir bersama dengan sejumlah bhikkhu?”

“Ya, Yang Mulia.”

“Semua bhikkhu itu adalah sangat terpelajar. Apakah kalian melihat Devadatta berjalan mondar-mandir bersama dengan sejumlah bhikkhu?”

“Ya, Yang Mulia.”

“Semua bhikkhu itu memiliki keinginan jahat.

“Para bhikkhu, adalah melalui unsur-unsur maka makhluk-makhluk berkumpul dan bersatu. Mereka yang berwatak rendah berkumpul dan bersatu dengan mereka yang berwatak rendah; mereka yang berwatak baik berkumpul dan bersatu dengan mereka yang berwatak baik. Di masa lalu mereka demikian, di masa depan mereka demikian, dan sekarang di masa kini mereka juga demikian.”