Saṃyutta Nikāya

25. Kelompok Khotbah tentang Memasuki

2. Bentuk-Bentuk

Di Sāvatthī. “Para bhikkhu, bentuk-bentuk adalah tidak kekal, berubah, menjadi sebaliknya. Suara-suara … Bau-bauan … Rasa kecapan … Objek-objek sentuhan … Fenomena pikiran adalah tidak kekal, berubah, menjadi sebaliknya. Seorang yang menempatkan keyakinan dalam ajaran-ajaran ini dan memahami demikian disebut seorang penganut-keyakinan, seorang yang telah memasuki jalan pasti kebenaran …; ia tidak dapat meninggal dunia tanpa merealisasikan buah Memasuki-Arus.

“Seseorang yang baginya ajaran-ajaran ini diterima demikian setelah direnungkan hingga tingkat yang mencukupi dengan kebijaksanaan disebut seorang Pengikut-Dhamma, seorang yang memasuki jalan pasti kebenaran ... ; ia tidak dapat meninggal dunia sebelum merealisasikan buah Memasuki-Arus.

“Seorang yang mengetahui dan melihat ajaran-ajaran ini seperti demikian disebut seorang Pemasuk-Arus, tidak akan lagi terlahir di alam rendah, pasti mencapai tujuan, dengan pencerahan sebagai tujuannya.”