Saṃyutta Nikāya

29. Kelompok Khotbah tentang Nāga

3. Uposatha (1)

Di Sāvatthī. Seorang bhikkhu mendatangi Sang Bhagavā, memberi hormat kepada Beliau, duduk di satu sisi, dan berkata kepada Beliau: ‘Yang Mulia, apakah sebab dan alasan mengapa beberapa nāga yang terlahir dari telur di sini melaksanakan Uposatha dan melepaskan [kepedulian terhadap] tubuh mereka?”

“Di sini, para bhikkhu, beberapa nāga yang terlahir dari telur berpikir sebagai berikut: ‘Di masa lalu kami melakukan perbuatan yang bertentangan melalui jasmani, ucapan, dan pikiran. Setelah bertindak demikian, dengan hancurnya jasmani, setelah kematian, kami terlahir kembali dalam kawanan nāga yang terlahir dari telur. Jika hari ini kami mempraktikkan perilaku benar melalui jasmani, ucapan, dan pikiran, maka dengan hancurnya jasmani, setelah kematian, kami akan terlahir kembali di alam bahagia, di alam surga. Ayo, marilah kita berperilaku baik dalam jasmani, ucapan, dan pikiran.’

“Ini, bhikkhu, adalah sebab dan alasan mengapa beberapa nāga yang terlahir dari telur di sini melaksanakan Uposatha dan melepaskan [kepedulian terhadap] tubuh mereka.”