Saṃyutta Nikāya

46. Kelompok Khotbah tentang Faktor-faktor Pencerahan

38. Tanpa Rintangan

“Ketika, para bhikkhu, seorang siswa mulia mendengarkan Dhamma dengan sungguh-sungguh, memperhatikannya sebagai sesuatu yang penting, mengarahkan segenap pikirannya padanya, pada saat itu kelima rintangan tidak ada dalam dirinya; pada saat itu ketujuh faktor pencerahan terpenuhi melalui pengembangan.

“Dan apakah kelima rintangan yang tidak ada pada saat itu? Rintangan keinginan indria tidak ada pada saat itu; rintangan permusuhan … rintangan kelambanan dan ketumpulan … rintangan kegelisahan dan penyesalan … rintangan keragu-raguan tidak ada pada saat itu. Ini adalah kelima rintangan yang tidak ada pada saat itu.

“Dan apakah ketujuh faktor pencerahan yang terpenuhi melalui pengembangan pada saat itu? Faktor pencerahan perhatian terpenuhi melalui pengembangan pada saat itu … Faktor pencerahan keseimbangan terpenuhi melalui pengembangan pada saat itu. Ini adalah ketujuh faktor pencerahan yang terpenuhi melalui pengembangan pada saat itu.

“Ketika, para bhikkhu, seorang siswa mulia mendengarkan Dhamma dengan sungguh-sungguh, memperhatikannya sebagai sesuatu yang penting, mengarahkan segenap pikirannya padanya, pada saat itu kelima rintangan tidak ada dalam dirinya; pada saat itu ketujuh faktor pencerahan terpenuhi melalui pengembangan.”