Saṃyutta Nikāya

46. Kelompok Khotbah tentang Faktor-faktor Pencerahan

5. Seorang Bhikkhu

Di Sāvatthī. Seorang bhikkhu mendatangi Sang Bhagavā … dan berkata kepada Beliau: “Yang Mulia, dikatakan, ‘faktor-faktor pencerahan, faktor-faktor pencerahan.’ Dalam pengertian apakah disebut faktor-faktor pencerahan?”

“Faktor-faktor itu menuntun menuju pencerahan, bhikkhu, oleh karena itu disebut faktor-faktor pencerahan. Di sini, bhikkhu, seseorang mengembangkan faktor pencerahan perhatian, yang berdasarkan pada keterasingan, kebosanan, dan lenyapnya, yang matang pada pelepasan … Seseorang mengembangkan faktor pencerahan keseimbangan, yang berdasarkan pada keterasingan, kebosanan, dan lenyapnya, yang matang pada pelepasan. Sewaktu ia mengembangkan tujuh faktor pencerahan ini, batinnya terbebas dari kerusakan indriawi, kerusakan penjelmaan, dan kerusakan ketidaktahuan. Ketika terbebaskan, muncullah pengetahuan: ‘Terbebaskan.’ Ia memahami: ‘Kelahiran telah dihancurkan, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi penjelmaan dalam kondisi makhluk apa pun.’ Faktor-faktor itu menuntun menuju pencerahan, bhikkhu, oleh karena itu disebut faktor-faktor pencerahan.”