Saṃyutta Nikāya

47. Kelompok Khotbah tentang Penegakan Perhatian

31. Belum pernah terdengar sebelumnya

Di Sāvatthī. “‘Ini adalah perenungan jasmani dalam jasmani’—demikianlah, para bhikkhu, sehubungan dengan hal-hal yang belum pernah terdengar sebelumnya, muncullah padaKu penglihatan, pengetahuan, kebijaksanaan, pengetahuan sejati, dan cahaya.

“‘Perenungan jasmani dalam jasmani itu harus dikembangkan’ … ‘Perenungan jasmani dalam jasmani itu telah dikembangkan’—demikianlah, para bhikkhu, sehubungan dengan hal-hal yang belum pernah terdengar sebelumnya, muncullah padaKu penglihatan, pengetahuan, kebijaksanaan, pengetahuan sejati, dan cahaya.

“‘Ini adalah perenungan perasaan dalam perasaan’ …

“‘Ini adalah perenungan pikiran dalam pikiran’ …

“‘Ini adalah perenungan fenomena dalam fenomena’—demikianlah, para bhikkhu, sehubungan dengan hal-hal yang belum pernah terdengar sebelumnya, muncullah padaKu penglihatan, pengetahuan, kebijaksanaan, pengetahuan sejati, dan cahaya.

“‘Perenungan fenomena dalam fenomena itu harus dikembangkan’ … ‘Perenungan fenomena dalam fenomena itu telah dikembangkan’—demikianlah, para bhikkhu, sehubungan dengan hal-hal yang belum pernah terdengar sebelumnya, muncullah padaKu penglihatan, pengetahuan, kebijaksanaan, pengetahuan sejati, dan cahaya.”