Udāna 4.2

Uddhatasuttaṃ 32

Khotbah tentang Gejolak

Demikianlah yang kudengar: pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di dekat Kusinārā, di Upavattana, di Hutan Sal milik kaum Malla.

Pada saat itu sejumlah bhikkhu yang sedang menetap di gubuk-gubuk kecil tidak jauh dari Sang Bhagavā, bergejolak, sombong, berubah-ubah, suka menggerutu, berbicara sesukanya, tanpa perhatian, tanpa pemahaman, tidak terkonsentrasi, dengan pikiran mengembara dan indria tak terkendali.

Kemudian Sang Bhagavā, memahami pentingnya hal ini, pada kesempatan itu mengucapkan ucapan agung ini:

“Melalui badan yang tak terlindungi, dan melalui pencapaian pandangan salah,
Karena dikuasai oleh kelambanan dan ketumpulan maka seseorang dikuasai oleh kekuatan Māra.
Oleh karena itu seseorang harus melindungi pikiran, seorang yang wilayahnya adalah pemikiran benar.
Menekuni pandangan benar, setelah mengetahui muncul dan lenyapnya.
Bhikkhu yang mengatasi ketumpulan dan kelambanan akan meninggalkan segala takdir buruk.”