Udāna 5.2

Appāyukasuttaṃ 42

Khotbah tentang Seorang yang Berumur Pendek

Demikianlah yang kudengar: pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang menetap di dekat Sāvatthī, di Hutan Jeta, di vihara Anāthapiṇḍika.

Kemudian Yang Mulia Ānanda, setelah keluar dari keterasingannya pada malam hari, mendatangi Sang Bhagavā, dan setelah mendekat dan bersujud kepada Sang Bhagavā, ia duduk di satu sisi.

Sambil duduk di satu sisi Yang Mulia Ānanda berkata kepada Sang Bhagavā: “Sungguh menakjubkan, Yang Mulia, Sungguh mengagumkan, Yang Mulia, betapa singkatnya, Yang Mulia, umur kehidupan ibu Sang Bhagavā, tujuh hari setelah Sang Bhagavā dilahirkan, ibu Sang Bhagavā meninggal dunia, dan muncul kembali di tengah-tengah para deva Tusita.”

“Demikianlah, Ānanda, ibu dari mereka yang Tercerahkan memang berumur pendek, tujuh hari setelah para Tercerahkan dilahirkan, ibu para Tercerahkan itu meninggal dunia, dan muncul kembali di tengah-tengah para deva Tusita.”

Kemudian Sang Bhagavā, memahami pentingnya hal ini, pada kesempatan itu mengucapkan ucapan agung ini:

“Makhluk-makhluk apapun juga yang ada, atau yang akan ada,
Mereka semuanya akan berlanjut setelah meninggalkan tubuh ini.
Seorang yang terampil, setelah memahami semua bahaya itu,
Harus menjalani kehidupan spiritual dengan tekun.”